Jumat, 27 Februari 2015

Pemberi Harapan Palsu


Karya : Rahma Hardyan D.C
Sehari sebelum latihan, mereka janjian terlebih dahulu. Sebenarnya Rachi adalah vokalis mereka, tapi karena ada sesuatu antara dia dan si gitaris 1 yang bernama Okka, akhirnya Rachi mengundurkan diri dan merekomedasikan untuk mencari vokalis baru yang berkualitas suaranya. Band itu belum dikasih nama, dan gak tau bakal dikasih nama apa enggak. Dan akhirnya mereka menemukan vokalis barunya yaitu sahabat Rachi sendiri, namanya Lia dan Angel. Rachi dan Lia sudah bersahabat lama, dan Angel adalah sahabat Lia. Setelah mereka janjian untuk latihan pada hari Minggu, Lia menceritakan kepada Rachi dan meminta tolong untuk besok mengantarkan kerumah gitaris 2 yaitu Yana, yang rumahnya tidak jauh dari rumah Rachi. Dan sebenarnya Rachi senang, karena Rachi adalah tipe cewek yang suka modus(modal dusta), Rachi ingin modus pada Okka, tapi Rachi juga takut jika Okka tambah marah dan semakin membuat jarak antara mereka bertambah jauh lagi karena tahu kalo Rachi masih sangat mengharap pada Okka.
Keesokan harinya, Lia dan Angel datang kerumah Rachi tepat pukul 07.00 WIB. Sesampainya dirumah Rachi, mereka saling mengobrol dan tak lupa untuk mencurahkan isi hati mereka masing-masing. Juga bernyanyi-nyanyi lagu yang akan Lia dan Angel nyanyikan saat latihan nanti. Lia dan Angel ternyata belum hafal lirik lagu dan juga nada-nadanya, mau tidak mau mereka harus bisa menyanyi didepan Okka, Yana, dan kakak Yana yaitu Kak Satria. Lalu, Lia dan Angel meminta tolong Rachi untuk mengantarkan mereka ke rumah Yana. Rachi takut kalau Okka sudah datang lebih dulu dan mereka akan bertemu. Ternyata dirumah Yana masih sepi, akhirnya Rachi menemani Lia dan Angel sampai Okka datang. Setelah 10 menit menunggu, Okka pun datang dan Rachi pun bergegas untuk kembali pulang kerumah, padahal didalam hati Rachi ia ingin tetap tinggal disitu untuk sekedar melihat Okka memainkan gitarnya. Sesampainya dirumah, Rachi melihat teks lagu Lia dan Angel tertinggal dimeja ruang tamunya. Rachi langsung mengirim pesan kepada Lia bahwa teksnya tertinggal, tetapi Lia capek untuk bolak-balik mengambil teksnya. Akhirnya Rachi bilang kalau Rachi ingin mengantarkan teksnya juga sambil melihat mereka latihan, tapi Rachi menyuruh Lia untuk bertanya pada Okka terlebih dahulu apakah Rachi boleh kesituatau tidak. Setelah Lia bertanya, Okka membolehkan Rachi datang. Karena saat itu Rachi juga sedang dirumah sendirian tidak ada temannya kecuali kakaknya yang akan juga keluar bermain bersama teman-temannya. Akhirnya Rachi diantarkan kakaknya kerumah Yana naik motor, karena Rachi juga capek bolak-balik jalan kaki sendirian. Saat akan masuk kerumah Yana, Rachi sangat deg-degan sekali dan takut. Tapi Rachi tetap berusaha tenang dan tidak keliatan gugup didepan Okka. Setelah Rachi masuk, Rachi langsung duduk disamping Lia dan Angel. Dan Okka disebelah kiri Rachi tepatnya didepan Angel. Ternyata mereka belum mulai menyanyi sama sekali, karena kakak Yana masih disuruh oleh mama Yana. Setelah Kak Satria selesai mereka langsung memulai latihan, dan Lia juga Angel mulai menyanyi. Dan Rachi juga disuruh ikut menyanyi oleh kak Satria, padahal Rachi sudah bilang kalau ia tidak ikut menyanyi. Sebenarnya Rachi mulai senang bisa ikut campur lagi dalam hal itu, tapi ketakutan dan kekhawatiran selalu ada dalam benak Rachi. Dan dengan terpaksa Rachi mulai ikut menyanyikan, karena Rachi sudah hafal lagu yang akan dinyanyikan itu. Dan Rachi sendirilah yang sudah sangat fasih menyanyikannya tetapi nada Rachi kurang tepat, akhirnya Rachi diberi tugas sebagai backing vocal oleh Kak Satria. Pada saat itu Rachi terpesona oleh Okka yang sedang memainkan gitar, dan Rachi mulai tidak fokus pada lagunya. Okka memang terlihat serius dalam memainkan gitar, itulah yang membuat Rachi suka pada Okka.
Setelah 3 kali bernyanyi, Rachi, Lia, dan Angel juga Yana, Okka, dan Kak Satria capek. Mereka akhirnya beristirahat, mengbrol dan bercanda-canda. Pada saat ditengah-tengah obrolan, Kak Satria bertanya ada apa sebenarnya antara Rachi dan Okka sampai-sampai Rachi mengundurkaon diri menjadi vokalis mereka. Rachi tidak menjawab apalagi Okka. Dan Yana lah yang menjawabnya karena Yana memang sangat tahu hubungan antara Rachi dan Okka,Yana menjawab, “Sebenarnya…”, sebelum Yana meneruskan pembicaraannya Okka memukul untuk tidak meneruskannya. Lalu Okka dan Yana berkejar-kejaran seperti anak kecil diluar rumah Yana, Kak Satria bertanya lagi kepada Rachi. Akhirnya Rachi menjawab,”Gak ada apa-apa kok mas”, akhirnya Kak Satria mengerti dan tidak melanjutkan untuk bertanya-tanya lagi. Setelah Okka dan Yana kecapekan, mereka kembali masuk lagi. Dan saat itu Rachi sedang mendengarkan lagu diponselnya, dan tepat! Lagu yang didengarkan adalah lagu yang mengingatkan antara Rachi dengan Okka dulu. Dan Yana tahu jika Rachi adalah anak yang gampang menangis jika ingat sesuatu, Yana pun memainkan lagu itu dengan gitarnya, saat itu Okka sedang asikk memainkan ponselnya. Seketika itu Rachi meneteskan air matanya didepan teman dan sahabatnya itu, Okka tetap saja cuek dan tidak ada reaksi lain selain bermain ponselnya. Setelah tahu reaksi Okka, Rachi semakin tidak bisa menahan air matanya. Sekejap Okka langsung berhenti bermain ponselnya dan mencandai Rachi yang sedang menangis. Okka mencandai,”Dia itu nangis gara-gara lagu itu ngingetin dia sama PKI yang udah meninggal itu looo”, seketika Rachi marah bercampur ingin tertawa. Dan akhirnya antara Rachi dan Okka mulai membaik hubungannya. Setelah berlatih dan bercanda-canda sampai jam 15.00 WIB, mereka menyelesaikan latihannya. Dan Rachi, Lia, Angel, dan Okka pamit kepada Kak Satria untuk pulang, setelah itu mereka langsung pulang.
Dihati Rachi sudah mulai tenang dan tidak takut daripada sebelumnya. Rachi pun semakin dekat dengan Okka, tapi kedekatan mereka membuat kesalahpahaman dibeberapa pihak yaitu teman-teman Okka dan Rachi disekolah. Mereka mengira bahwa Rachi dan Okka sudah berpacaran. Okka pun kembali marah-marah pada Rachi dan hubungan mereka kembali putus sampai sekarang. Rachi pun sakit hati karena sudah diperlakukan seperti itu oleh Okka padahal Rachi tidak melakukan apa-apa. Dan Rachi pun hatinya merasa tersakiti dan lebih dikenal dengan istilah PHP(Pemberi Harapan Palsu), tapi hati Rachi masih menyukai Okka sampai sekarang. Tuhan pasti sudah punya rencana untuk Rachi.

Terima Kasih ^_^

0 komentar:

Posting Komentar