Karya : Rahma Hardyan D.C
Sehari
sebelum latihan, mereka janjian terlebih dahulu. Sebenarnya Rachi adalah
vokalis mereka, tapi karena ada sesuatu antara dia dan si gitaris 1 yang
bernama Okka, akhirnya Rachi mengundurkan diri dan merekomedasikan untuk
mencari vokalis baru yang berkualitas suaranya. Band itu belum dikasih nama,
dan gak tau bakal dikasih nama apa enggak. Dan akhirnya mereka menemukan
vokalis barunya yaitu sahabat Rachi sendiri, namanya Lia dan Angel. Rachi dan
Lia sudah bersahabat lama, dan Angel adalah sahabat Lia. Setelah mereka janjian
untuk latihan pada hari Minggu, Lia menceritakan kepada Rachi dan meminta
tolong untuk besok mengantarkan kerumah gitaris 2 yaitu Yana, yang rumahnya
tidak jauh dari rumah Rachi. Dan sebenarnya Rachi senang, karena Rachi adalah
tipe cewek yang suka modus(modal dusta), Rachi ingin modus pada Okka, tapi
Rachi juga takut jika Okka tambah marah dan semakin membuat jarak antara mereka
bertambah jauh lagi karena tahu kalo Rachi masih sangat mengharap pada Okka.
Keesokan
harinya, Lia dan Angel datang kerumah Rachi tepat pukul 07.00 WIB. Sesampainya
dirumah Rachi, mereka saling mengobrol dan tak lupa untuk mencurahkan isi hati
mereka masing-masing. Juga bernyanyi-nyanyi lagu yang akan Lia dan Angel
nyanyikan saat latihan nanti. Lia dan Angel ternyata belum hafal lirik lagu dan
juga nada-nadanya, mau tidak mau mereka harus bisa menyanyi didepan Okka, Yana,
dan kakak Yana yaitu Kak Satria. Lalu, Lia dan Angel meminta tolong Rachi untuk
mengantarkan mereka ke rumah Yana. Rachi takut kalau Okka sudah datang lebih
dulu dan mereka akan bertemu. Ternyata dirumah Yana masih sepi, akhirnya Rachi
menemani Lia dan Angel sampai Okka datang. Setelah 10 menit menunggu, Okka pun
datang dan Rachi pun bergegas untuk kembali pulang kerumah, padahal didalam
hati Rachi ia ingin tetap tinggal disitu untuk sekedar melihat Okka memainkan
gitarnya. Sesampainya dirumah, Rachi melihat teks lagu Lia dan Angel tertinggal
dimeja ruang tamunya. Rachi langsung mengirim pesan kepada Lia bahwa teksnya
tertinggal, tetapi Lia capek untuk bolak-balik mengambil teksnya. Akhirnya
Rachi bilang kalau Rachi ingin mengantarkan teksnya juga sambil melihat mereka latihan,
tapi Rachi menyuruh Lia untuk bertanya pada Okka terlebih dahulu apakah Rachi
boleh kesituatau tidak. Setelah Lia bertanya, Okka membolehkan Rachi datang.
Karena saat itu Rachi juga sedang dirumah sendirian tidak ada temannya kecuali
kakaknya yang akan juga keluar bermain bersama teman-temannya. Akhirnya Rachi
diantarkan kakaknya kerumah Yana naik motor, karena Rachi juga capek
bolak-balik jalan kaki sendirian. Saat akan masuk kerumah Yana, Rachi sangat
deg-degan sekali dan takut. Tapi Rachi tetap berusaha tenang dan tidak keliatan
gugup didepan Okka. Setelah Rachi masuk, Rachi langsung duduk disamping Lia dan
Angel. Dan Okka disebelah kiri Rachi tepatnya didepan Angel. Ternyata mereka
belum mulai menyanyi sama sekali, karena kakak Yana masih disuruh oleh mama
Yana. Setelah Kak Satria selesai mereka langsung memulai latihan, dan Lia juga
Angel mulai menyanyi. Dan Rachi juga disuruh ikut menyanyi oleh kak Satria,
padahal Rachi sudah bilang kalau ia tidak ikut menyanyi. Sebenarnya Rachi mulai
senang bisa ikut campur lagi dalam hal itu, tapi ketakutan dan kekhawatiran
selalu ada dalam benak Rachi. Dan dengan terpaksa Rachi mulai ikut menyanyikan,
karena Rachi sudah hafal lagu yang akan dinyanyikan itu. Dan Rachi sendirilah
yang sudah sangat fasih menyanyikannya tetapi nada Rachi kurang tepat, akhirnya
Rachi diberi tugas sebagai backing vocal oleh Kak Satria. Pada saat itu Rachi
terpesona oleh Okka yang sedang memainkan gitar, dan Rachi mulai tidak fokus
pada lagunya. Okka memang terlihat serius dalam memainkan gitar, itulah yang
membuat Rachi suka pada Okka.
Setelah 3
kali bernyanyi, Rachi, Lia, dan Angel juga Yana, Okka, dan Kak Satria capek.
Mereka akhirnya beristirahat, mengbrol dan bercanda-canda. Pada saat
ditengah-tengah obrolan, Kak Satria bertanya ada apa sebenarnya antara Rachi
dan Okka sampai-sampai Rachi mengundurkaon diri menjadi vokalis mereka. Rachi
tidak menjawab apalagi Okka. Dan Yana lah yang menjawabnya karena Yana memang
sangat tahu hubungan antara Rachi dan Okka,Yana menjawab, “Sebenarnya…”,
sebelum Yana meneruskan pembicaraannya Okka memukul untuk tidak meneruskannya.
Lalu Okka dan Yana berkejar-kejaran seperti anak kecil diluar rumah Yana, Kak
Satria bertanya lagi kepada Rachi. Akhirnya Rachi menjawab,”Gak ada apa-apa kok
mas”, akhirnya Kak Satria mengerti dan tidak melanjutkan untuk bertanya-tanya
lagi. Setelah Okka dan Yana kecapekan, mereka kembali masuk lagi. Dan saat itu
Rachi sedang mendengarkan lagu diponselnya, dan tepat! Lagu yang didengarkan
adalah lagu yang mengingatkan antara Rachi dengan Okka dulu. Dan Yana tahu jika
Rachi adalah anak yang gampang menangis jika ingat sesuatu, Yana pun memainkan
lagu itu dengan gitarnya, saat itu Okka sedang asikk memainkan ponselnya.
Seketika itu Rachi meneteskan air matanya didepan teman dan sahabatnya itu,
Okka tetap saja cuek dan tidak ada reaksi lain selain bermain ponselnya.
Setelah tahu reaksi Okka, Rachi semakin tidak bisa menahan air matanya. Sekejap
Okka langsung berhenti bermain ponselnya dan mencandai Rachi yang sedang
menangis. Okka mencandai,”Dia itu nangis gara-gara lagu itu ngingetin dia sama
PKI yang udah meninggal itu looo”, seketika Rachi marah bercampur ingin
tertawa. Dan akhirnya antara Rachi dan Okka mulai membaik hubungannya. Setelah
berlatih dan bercanda-canda sampai jam 15.00 WIB, mereka menyelesaikan
latihannya. Dan Rachi, Lia, Angel, dan Okka pamit kepada Kak Satria untuk
pulang, setelah itu mereka langsung pulang.
Dihati Rachi sudah mulai
tenang dan tidak takut daripada sebelumnya. Rachi pun semakin dekat dengan
Okka, tapi kedekatan mereka membuat kesalahpahaman dibeberapa pihak yaitu
teman-teman Okka dan Rachi disekolah. Mereka mengira bahwa Rachi dan Okka sudah
berpacaran. Okka pun kembali marah-marah pada Rachi dan hubungan mereka kembali
putus sampai sekarang. Rachi pun sakit hati karena sudah diperlakukan seperti
itu oleh Okka padahal Rachi tidak melakukan apa-apa. Dan Rachi pun hatinya
merasa tersakiti dan lebih dikenal dengan istilah PHP(Pemberi Harapan Palsu),
tapi hati Rachi masih menyukai Okka sampai sekarang. Tuhan pasti sudah punya
rencana untuk Rachi.Terima Kasih ^_^
0 komentar:
Posting Komentar